Apakah mereka lupa WASIAT RASULULLAH 18 DZULHIJAH 10 H ??


Tak banyak umat islam yang mengetahui tentang wasiat yang disampaikan Rasulullah di Ghadir Khum, sebuah wasiat yang akan menentukan jalanya sejarah. Berikut adalah wasiat itu secara lengkap :

Bismillahirrahmanirrahim
(Dengan Nama Alloh Yang Maha Kasih Dan Maha Penyayang)

Segala Puji bagi Allah yang tinggi dalam keesaan-Nya
Dekat dalam ketunggalan-Nya
Perkasa dalam kekuasan-Nya
Agung dalam keberadaan pembantu-pembantu utama-Nya
Mahatahu akan segala sesuatu sementra Dia tetap di tempat-Nya
Menunduk seluruh makhluk dengan kekuasan-Nya
Dan (Kekuatan) bukti-bukti-Nya

Dialah Tuhan yang Kesucian-Nya abadi dan pujaan bagi-Nya tak pernah terhenti
Pencipta langit-langit yang menjulang dan lapisan bumi yang membentang
Penguasa bumi dan langit, Maha Kudus dan Maha Suci
Tuhan para malaikat dan al-Ruh, yang kepada seluruh ciptaan-Nya bersifat sangat murah
dan kepada seluruh makhluk-Nya bersifat Maha Derma.

Dia melihat setiap pandangan, tanpa pandangan-pandangan itu melihat-Nya
Dialah Maha Pemurah
Maha Tabah
Dan Maha Kasih

(Dialah) Penabur rahmat yang meliputi segala sesuatu,
Pelimpah nikmat yang memberkati seluruh Makhluk
Tidak mempercepat siksa-Nya dan tidak segera menimpakan azab
kepada mereka yang berhak mendapatkannya
Dia tahu setiap rahasia yang tersembunyi dan segala apa yang tersimpan dalam hati
Tiada rahasia yang luput dari-Nya
Dan tiada misterius yang mengelirukan-Nya

Dia Maha Tahu akan segala sesuatu
Menundukan segala sesuatu
Perkasa atas segala sesuatu
Berkuasa atas segala sesuatu tanpa ada sesuatu yang menyerupai-Nya
Dialah yang menciptakan sesuatu ketika belum ada yang disebut sesuatu
Dialah yang Maha Abadi
Yang berkuasa atas dasar keadilan
tiada Tuhan melainkan Dia
Yang Maha Mulia dan Maha Bijaksana
Maha Suci Tuhan dari dilihat oleh pandangan mata
dan Dialah yang mengetahui pandangan mata
Dia yang Maha Kasih dan Maha Mengetahui
Tiada siapa yang menceritakan sifat-Nya lantaran (pernah) melihat-Nya.Tiada siapa yang mengetahui bagaimana Dia, secara lahir dan batin.Melainkan apa yang dikatakan oleh Allah Yang Maha Mulia dan agung itu sendiri.
Aku bersaksi bahwa Dialah Allah yang kudus-Nya memenuhi masa Cahaya-Nya meliputi alpha omega.Perintah-Nya terlaksana tanpa musyawarah.Takdir-Nya ditentukan tanpa bersama-Nya mitra.
Tiada cela dalam pengaturan -Nya. Tiada contoh dari ciptaan yang dibentuk -Nya. Tiada bantuan dari siapapun. Tiada kerja keras dan tiada tipuan atas apa yang diciptakan-Nya. Dia ciptakan makhluk-Nya dan jadilah ia. Dan karena cahaya wujud-Nya maka tampaklah semua
Dialah Allah yang tiada Tuhan melainkan Dia. Maha rapi dan Maha Indah dalam mencipta. Maha adil yang tidak menganiaya. Dan Maha Pemurah yang kepada-Nya kembali seluruh hajat dan perkara
Aku bersaksi bahwa Dialah Tuhan yang kepada kekuasaan-Nya segala sesuatu tunduk. Dan kepada keagungan-Nya segala sesuatu membungkuk. Dialah Empunya seluruh kekayaan. Raja dari seluruh kerajaan. Pencipta planet-planet serta bintang-gemintang di langit. Pengendali matahari dan bulan dimana kesemuanya mengorbit untuk batas waktu yang telah ditentukan. Dialah yang menggilirkan malam setelah siang dan siang setelah malam saling bergantian. Dialah penghancur orang-orang tiran yang membangkang. Dan pemusnah setan-setan yang terkutuk yang menantang

Tiada bersama-Nya lawan dan kawan. Dia Maha Esa, Tunggal, satu dan tempat kembali segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak diperanakkan. Dan bersama-Nya tiada siapa pun yang sejajar. Dialah Tuhan yang Satu, Pemelihara yang ahung dan Pemurah. (Bila) berkehendak, ia akan terlaksana. (bila) berkeinginan ia akan terwujud
Dia mengetahui segala sesuatu dengan rinci. Dia mematikan dan menghidupkan. Membuat orang menjadi fakir dan kaya. Tertawa dan menangis. Menyimpan dan memberi
Ditangan-Nyalah kerajaan. Bagi-Nya segala pujian. Di tangan-Nya semua kebaikan dan Dialah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Malam dimasukkan-Nya ke dalam siang. Dan siang ke malam. Tiada Tuhan melainkan Dia Maha Perkasa dan Maha Pengampun. Pengijabah do’a. Pemberi yang Tulus. Maha Tahu secara rinci segala hembusan nafas. Tuhan seluruh makhluk baik dari golongan jin maupun golongan nas (manusia). Tiada perkara sulit dihadapan-Nya. Tiada gemuruh suara orang-orang yang berteriak mengganggu-Nya. Atau desakan orang-orang yang mendesak mencemaskan-Nya. Dialah pemelihara orang-orang yang saleh. Penyebab berjayanya orang-orang yang sukses. Pelindung isi penghuni alam semesta. Dan yang paling berhak untuk disyukuri dan dipuji oleh setiap makhluk ciptaan-Nya. Aku memuji-Nya pada saat suka dan duka. Juga pada saat sakit dan reda. Aku beriman kepada-Nya. Kepada para malaikat-Nya Kitab-kitab-Nya Dan rasul-rasul-Nya
Aku mendengar perintah-Nya, patuh dan segera bangkit melaksanakan segala yang diridhoi-Nya. menerima total ketentuan-Nya, semangat dalam mematuhi-Nya.dan takut akan siksa-Nya. Sebab Dialah Tuhan yang tiada seorang pun akan merasa aman dari makar-Nya. Atau khawatir dari kezaliman-Nya. Aku ikrarkan pada diriku akan kehambaanku dihadapan-Nya . Dan juga bersaksi akan ke-Tuhanan-Nya (untuk diriku). Kini kusampaikan (kepada kalian) apa yang tuhan wahyukan padaku, Sebab bila tidak kulakukan itu, niscaya azab-Nya akan mengenaiku, sedemikian sehingga tiada siapapun yang akan dapat menolak-Nya dariku, (Sebesar apapun kekuatan-Nya) Tiada Tuhan melainkan Dia. Dia telah memberitahuku apabila tidak kusampaikan apa yang diturunkan-Nya padaku, itu berarti sama dengan aku tidak menyampaikan seluruh risalah -Nya. dan Dia juga telah menjamin untuk memeliharaku (dari orang-orang yang menentang). Bagiku cukuplah Allah Yang Maha Pemurah sebagai penjamin.
Firman-Nya untukku : Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang ” Wahai Rasul (Muhammad), sampaikan apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. Apabila tidak kaulakukan itu, berarti sama dengan engkau tidak menyampaikan Seluruh risalah-Nya, dan Allah (akan) memeliharamu dari (gangguan) manusia-manusia lain” (QS 5:67)

Wahai umat manusia !
Aku tidak pernah salah, alpa atau lalai dalam menyampaikan segala sesuatu yang diturunkan Allah padaku. Kini aku jelaskan kepada anda semua sebab turunya ayat ini : Malaikat jibril (a.s) turun menjumpaiku sebanyak tiga kali, memerintahkan aku- berdasarkan perintah Tuhanku- Untuk berdiri di tempat keramaian ini dan menyatakan kepada (bangsa) putih dan hitam :
Bahwa Ali bin Abi Thalib adalah saudaraku, penerima wasiatku (washiku), penggantiku Dan imam setelahku, yang kedudukannya di sisiku sama dengan kedudukan Harun disisi Musa,hanya saja tiada nabi selepasku. dia adalah pemimpin (wali) kamu setelah Allah dan Rasul-Nya
Allah (SWT) juga telah menurunkan kepadaku sebuah ayat dalam kitab-Nya berkenaan dengan itu : “Sungguh wali (pemimpin) kamu adalah Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman yang mendirikan shalat, dan menunaikan zakat sementara mereka dalam keadaan ruku (QS 5:55). Ali bin Abi Thalib adalah orang yang mendirikan sholat dan mengeluarkan zakatnya Dalam keadaan ruku’ seperti yang dimaksudkan oleh Allah (SWT) itu.

(Pada mulanya) aku memohon kepada malaikat jibril agar dia memintakan kepada Allah untuk membebaskan aku dari menyampaikan perintah ini kepada kamu, karena aku tahu betapa sedikitnya orang-orang yang bertakwa,
dan betapa banyaknya orang-orang munafik, penebar fitnah dan yang mengolok-olok agama Islam sebagaimana yang disifatkan oleh Allah karakter-karakter mereka dalam Al-Qur’an, … kamu katakan dengan mulutmu apa yang tidak kamu ketahui sedikitpun juga, dan kamu menanggapnya sesuatu yang ringan, padahal disisi Allah ia adalah besar (QS 24:15)
Masih segar dalam ingatanku bagaimana mereka menggangguku berkali-kali sedemikian sehingga Mereka menyebutku sebagai udzun ( orang yang tidak teliti dan cepat percaya pada setiap berita yang didengarnya) Mereka mendugaku demikian lantaran seringnya mereka mendapati dia (Ali bin abi Thalib) duduk bersamaku dan besarnya penghormatanku kepadanya, sehingga untuk itu Allah ‘Azza wa Jalla menurunkan firman-Nya : “Di antara mereka (orang-orang munafik) ada yang menyakiti Nabi dan mengatakan : ” Nabi mempercayai semua apa yang didengarnya” Katakanlah : ” Ia mempercayai semua yang baik bagi kamu, Ia beriman kepada Allah dan mempercayai orang-orang mukmin…” (QS. 5 : 67)

Ketahuilah – Wahai umat manusia-
Sesungguhnya Allah telah menetapkannya (Ali) sebagai pemimpin wali, Pemimpin dan imam bagi kalian. Mematuhinya adalah wajib, baik bagi kalangan Muhajirin, Anshar, generasi-generasi yang baik yang datang setelahnya orang-orang desa, kota, ‘ajam (non Arab), Arab, Orang yang merdeka, Hamba sahaya Kecil, besar. Putih, hitam. Dan bagi setiap orang yang menyatakan tauhid kepada Allah (SWT)
Keputusan yang diambilnya (Ali bin Abi Thalib) adalah sah. Kata-katanya wajib didengar dan perintahnya wajib dipatuhi. Orang yang MENENTANGNYA akan TERKUTUK, Yang MENGIKUTINYA akan memperoleh RAHMAT, Dan yang mempercayainya adalah BERIMAN. Allah telah mengampuninya. Mengampuni orang yang mendengarnya dan mematuhinya

Wahai umat manusia !
Ini adalah kali terakhir aku berdiri ditempat keramaian ini. Dengarlah, patuhilah dan ikutilah perintah Tuhan kamu, Karena Allah “azza wa Jalla adalah tuan,pelindung dan Tuhan kamu. Berikutnya adalah Muhammad (saw). Yang sekarang tengah berdiri dan berbicara di hadapan kamu sebagai wali dan Imam kamu, berdasarkan perintah Tuhanmu. Kemudian IMAMAH dan KEPEMIMPINAN (berikutnya) ada pada ZURIAT KETURUNANKU dari putra-putranya sehinggalah tiba suatu hari dimana kamu akan berjumpa dengan Allah dan Rasul-Nya
Sungguh tiada suatu yang halal melainkan apa yang dihalalkan oleh Allah, Dan tiada yang haram melainkan apa yang diharamkan oleh-Nya. Dia-lah yang telah mengajariku mana yang halal dan mana yang haram. Kemudian aku mengajarkannya kepada Ali apa yang diajarkan oleh Tuhanku padaku Dari kitab-Nya dan hukum halal dan haram-Nya

Wahai umat manusia!
Seluruh ilmu yang diajarkan-Nya kepadaku adalah ilmu-ilmu yang rinci. dan dari setiap ilmu yang kuketahui itu, telah kuajarkan pula secara rinci pada IMAM orang-orang yang bertaqwa ini. Sungguh tiada ilmu melainkan telah aku sampaikan kepada Ali, sang imam yang agung.

Wahai umat manusia !
Jangan kalian tersesat karena Meninggalkanya, Jangan kalian berpaling darinya, Dan jangan kalian takabur dan enggan untuk menerima kepemimpinanya. Karena dia akan membawa kepada kebenaran dan mengamalkannya, Serta menghancurkan kebatilan dan mencegahnya, Tanpa dia peduli pada celaan para pencela dalam menjalankan perintah Tuhan-Nya. dialah orang pertama yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, dialah orang yang mengorbankan jiwanya demi Rasul-Nya; dialah satu-satunya dari kaum lelaki yang pertama kali menyembah Allah bersama Rasul utusan-Nya.

Wahai umat manusia !
Utamakanlah dia, karena Allah telahm,engutamakanya Terimalah dia, karena Allah yang telah mengakatnya

Wahai umat manusia !
dialah Imam yang ditunjuk oleh Allah , Allah tidak akan mengampuni orang-orang yang INGKAR terhadap WILAYAH dan KEPEMIMPINANYA, dan tidak akan pernah MEMAAFKANNYA sekali-kali. Sungguh, Allah telah memastikan diri-Nya untuk melakukan itu bagi mereka. Yang menentang PERINTAH-NYA dalam perkara ini, Dan akan menimpakan kepadanya azab yang pedih, maha dahsyat dan selama-lamanya. Awas !!! Jangan kalian mengingkarinya karena itu akan menghantarkan kalian ke dalam api neraka, yang bara apinya terdiri dari manusia dan batu-batuan yang telah disiapkan bagi orang-orang kafir.

Wahai umat manusia !!!
Demi Allah, para nabi dan rasul terdahulu telah memberitakan kepada kaumnya akan kedatanganku. aku adalah akhir dan penutup seluruh nabi dan rasul. aku adalah bukti Allah (hujjah) bagi segenap makhluk-Nya, dilangit dan di bumi.
Barang siapa ragu-ragu tentang itu, maka dia adalah orang kafir sekafirnya orang jahiliah terdahulu. Barangsiapa meragukan sebagian ucapanku, berarti dia meragukan keseluruhannya. Orang yang ragu-ragu seperti itu baginya adalah api neraka.

Wahai umat manusia !!!
Utamakanlah Ali . Sebab dia adalah manusia yang paling utama setelahku, baik dari kalangan laki-laki ataupun perempuan. Karena kamilah kemudian Allah turunkan rizki-Nya (kepada kalian). Dan (karena kami juga) seluruh makhluk memperoleh kehidupan. Terkutuk dan sungguh terkutuk menjadi murka dan sungguh menjadi murka Mereka yang menolak ucapanku ini dan merasa tidak berkenan di dalam hatinya. Ketahuilah bahwa Jibril telah memberitahuku tentang itu berdasarkan firman Allah (SWT) kepadanya : “Barangsiapa memusuhi Ali dan tidak mewila’nya ( tidak menyatakan sebagai wali) niscaya dia akan memperoleh laknat-Ku dan murka-Ku” Karena itu hendaklah setiap jiwa melihat apa yang akan disiapkannya untuk hari esok. Takutlah kamu kepada Allah,dan hindarilah dari menentang-Nya, Karena akibatnya kalianakan tergelincir, Padahal sebelumnya kalian berada dalam jalan yang lurus. Sungguh Allah Maha Tahu atas apa yang kamu kerjakan.

Wahai umat Manusia !!!
Sungguh Ali lah yang dimaksudkan sebagai hak Allah (yang harus dipenuhi haknya) Seperti yang disebutkan dalam kitab suci-Nya. Allah berfirman: “(kelak di hari kiamat)setiap jiwa akan berkata : ‘ amat besar penyesalanku atas kelalaianku dalam menunaikan hak-hak Allah ..” (QS 39:56).

Wahai umat manusia !!!
Tadabburilah kitab suci Al-Qur’an, pahamilah ayat-ayatnya, Perhatikanlah ayat-ayat muhkamaynya, dan jangan kalian ikuti (secara lahiriah) makna ayat-ayat mutasyabihat-nya.
Demi Allah,
tidak ada yang bisa menjelaskan batas-batasnya atau menerangkan tafsirnya kepada kalian melainkan orang yang kupegang tangannya ini, yang kunaikan dia ke sisiku ini dan yang kuangkat lenganya ini (Ali bin Abi Thalib). Kini aku umumkan kepada kalian, Barangsiapa menjadikan aku sebagai maula atau pemimpinya, maka inilah ALI sebagai maula dan pemimpinya. Dia – Ali bin Abi Thalib – adalah saudaraku dan washiku. Perintah untuk mengangkatnya sebagai maula ini turun dari Allah azza wa jalla kepadaku

Wahai umat manusia !!!
Sungguh Ali dan putra-putraku yang suci adalan PENINGGALAN BERATKU yang kecil Sementara Al Qur’an adalah peninggalan beratku yang besar. Masing-masing mereka akan memberitakan satu sama lain dan saling membenarkan. Keduanya (Al Qur’an dan Ahlul Ba’it (keluarga Nabi)) tidak akan berpisah Sehinggalah mereka menjumpaiku di telaga (syurga) kelak. Mereka (para imam, penerj) ini adalah orang-orang kepercayaan Allah yang ada disekitar makhluk-Nya dan para pemimpin bijaksana yang ada di buminya. Sungguh, telah kutunaikan (perintah ini), Sungguh telah kusampaikan, Sungguh telah kuperdengarkan, Sungguh telah kujelaskan, Ketahuilah bahwa Allah azza wajalla telah memfirmankanya dan aku telah mengucapkanya dari sisi-Nya. Ketahuilah, sungguh tidak ada orang yang disebut Amir al Mukminin (Pemimpin orang-orang beriman) Melainkan sudaraku ini (Ali bin Abi Thalib) Siapapun tidak diperkenankan untuk menyandang gelar dan setatus ini Melainkan dia semata-mata.

(Kemudian Nabi (saw) mengambil lengan Ali bin Abi Thalib yang sejak tadi berdiri bersama Nabi di atas mimbar dan mengangkatnya tinggi-tinggi, sebegitu dekatnya sehingga kakinya sejajar persis dengan lutut Rasulullah (Saw)
kemudian Nabi saw berkata :

Wahai umat Manusia !!!
Ini adalah Ali, saudaraku dan washiku, pemelihara ilmuku, KHALIFAHKU bagi umatku dan wakilku Dalam menafsirkan kitab Allah ‘azza wa jalla. Dialah penyeru kepada Allah, melaksanakan segala apa yang diridhoi-Nya memerangi musuh-musuh-Nya, penganjur pada ketaatan, pencegah maksiat, Khalifah Nabi utusan Allah
Amir al Mukminin, Imam yang memberi petunjuk, yang memerangi – berdasarkan perintah Allah – kelompoik Nakistin, Qasithin dan Mariqin
Kini kusampaikan kepada kalian – berdasarkan perintah Tuhanku, sesuatu yang tidak dapat kuubah, Aku menyatakan, ” Allahumma, ya Allah berilah dukungan dan wila’-Mu kepada orang yang mewila’ Ali musuhilah orang yang memusuhinya kutuklah orang yang mengikarinya dan MURKAILAH ORANG YANG MENGABAIKAN HAKNYA. Ya Allah, Engkaulah yang telah menurunkan firman-Mu kepadaku Bahwa imamah setelahku adalah milik Ali kekasih-Mu, Di saat kujelaskan perkara itu (kepada mereka) dan kuangkat dia (sebagai pemimpin) yang dengannya kusempurnakan untuk hamba-hamba-Mu agama mereka, dan kusempurnakan untuk mereka nikmat-Mu, dan Kau ridho bagi mereka Islam agamanya. Engkau telah berfirman : “Barangsiapa menjadikan selain Islam sebagai agamanya, niscaya ia tidak diterima dan kelak diakherat ia termasuk daiantara orang-orang yang rugi (QS. 3:89) Ya Alloh, Kumohon kesaksian-Mu – dan cukup bagiku Engkau sebagai saksi- Bahwa aku telah sampaikan (perintah-Mu ini)

Wahai umat manusia !!!
Sesungguhnya Allah telah menyempurnakan agama kalian ini dengan imamah Ali Barangsiapa tidak mengikutinya atau tidak mengikuti pengganti-penggantinya putra-putraku yang datang dari sulbinya yang tetap ada sampai hari kiamat dan hari perjumpaan dengan Allah (SWT), niscaya AMAL-AMAL BAIK mereka akan GUGUR dan mereka akan KEKAL DALAM API NERAKA Tanpa KERINGANAN dan tanpa HARAPAN (untuk bebas darinya)

Wahai umat manusia !!!
Inilah Ali. Seorang yang paling banyak membelaku diantara kalian, yang paling berhak atasku. Yang paling dekat denganku dan yang paling mulia disisiku. Allah (SWT) dan aku ridho padanya. Tiada ayat tentang ridho Allah yang turun melainkan ia berkaitan dengan Ali; Tiada ayat dimana Allah berbicara dengan orang-orang yang beriman melainkan Dia memualinya dengan Ali; Tiada ayat pujian dalam Al-Qur’an yang turun melainkan berkaitan dengan Ali; Tiada kesaksian akan surga (seperti) dalam ayat “hal ata’ alalinsani” melainkan Alilah yang dimaksudkanya; Ayat tersebut tidak turun untuk selain Ali atau sebagai pujian kepada selain Ali.

Wahai umat manusia !!!
Ali adalah pembela agama Allah dan pelindung Rasul utusan Allah, dialah orang yang bertakwa, suci, penunjuk kjalan allah dan yang memperoleh petunjuk dari-Nya (Aku) Nabi kalian adalah sebaik-baik nabi, dan (Ali) washi kalian adalah sebaik-baik washi, sementara putra-putranya juga adalah sebaik-baik washi.

Wahai umat manusia!!!
Sungguh, zuriat setiap nabi berasal dari tulang sulbinya, Tetapi zuriat keturunanku adalah berasal dari sulbi Ali

Wahai umat manusia !!!
Sungguh karena dengkilah maka iblis mengeluarkan Adam dari surga. Oleh itu hindarilah dari mendengki Ali, karena ia akan menyebabkan Amal-amal kalian gugur dan kaki-kaki kalian tergelincir. Ingat bahwa Nabi adam telah diturunkan (oleh Allah) ke bumi ini hanya lantaran satu kesalahan, padahal dia adalah manusia pilihan-Nya. Apalagi kalian, manusia biasa, dimana diantara kalian ada juga musuh-musuh Allah.

(Wahai manusia !!!)
hanya orang-orang yang durhaka sajalah yang membenci Ali, sementara orang-orang yang takwa akan mendukungnya dan menjadikannya sebagai wali dan orang-orang yang beriman yang tulus akan beriman kepadanya.

Demi Allah !!!
Berkenaan dengan Alilah surat al ‘Asr berikut turun. ” Bismillahirahmanirrahim, Demi masa. Sungguh manusia dalam keadaan rugi, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh”

Wahai umat manusia !!!
Biarlah Allah sebagai saksiku bahwa aku telah sampaikan tugas risalah ini. Sungguh tugas rasul hanya menyampaikan firman Tuhan semata-mata.

Wahai umat manusia !!!
Bertakwalah kamu kepada Allah dengan sebenar-benar takwa, dan jangan (sampai) Kamu mati melainkan kamu benar-benar sebagai orang Msulim.

Wahai umat manusia !!!
Telah mengalir dalam jiwaku ini cahaya dari sisi Allah. Kemudian (ia mengalir juga) kedalam (tanah) Ali, dan berikutnya
Kedalam zuriat keturunanya sehinggalah ke (imam) al-qoim al- Mahdi, Yang akan mengembalikan hak Allah dan seluruih hak-hak kami ke tempatnya semula. Sebab Allah azza wa jalla telah menjadikan kami sebagai hujjah dan bukti-Nya terhadap Orang-orang yang ingkar, penentang, pembangkang, pengkhianat, pendosa dan penzalim Dari seluruh makhluk jagat raya ini.

Wahai umat manusia !!!
Kuingatkan kalian bahwa aku ini adalah Rasul utusan Allah. Sebelumku telah ada rasul-rasul yang lain. Apakah kalian akan berpaling dariku (dan tidak bersabar) setelah aku mati atau terbunuh ? Sungguh barangsiapa berpaling, maka dia tidak akan merugikan Allah sedikitpun, Dan Allah akan membalas orang-orang yang bersyukur. Ketahuilah bahwa yang dimaksudkan dengan mereka yang menyandang sifat sabar dan sukur di atas adalah Ali dan putra-putranya yang datang dari sulbinya

Wahai umat manusia !!!
Jangan kalian mengungkit-ungkit dan membusungkan dada di hadapan Allah akan ke-islaman kalian, Sebab itu akan mendatangkan murka Allah dan azab-Nya. Sungguh Dia benar-benar mengawasi kamu

Wahai umat manusia !!!
Akan datang setelahku para pemimpin yang menyeru kepada api neraka Dan mereka tidak akan memperoleh pembelaan kelak pada hari kiamat.

Wahai umat manusia !!!
Sungguh Allah (SWT) dan aku tidak bertanggungjawab atas nasib mereka dan tidak akan sekali-kali melindungi mereka.

Wahai umat manusia !!!
Sungguh mereka dan pembela-pembelanya serta para pengikutnya akan berada di tingkat terendah dari api neraka, sebuah tempat yang paling hina bagi orang-orang yang takabur (akan kebenaran). Sungguh merekalah Ashabus Shahifah. Dengan demikian, hendaklah Kalian melihat -lihat buku amalanya masing-masing meskipun yang benar-benar peduli terhadapnyaHanya segeleintir orang saja

Wahai umat manusia !!!
Sungguh, aku serahkan masalah kepemimpinan (umat ini) sebagai hak waris secara turun-temurun Dilanjutkan oleh zuriat keturunanku sampai hari kiamat. Sungguh, telah kepada kalian kewajiban yang diperintahkan kepadaku ini, Yang menjadi hujjah atau bukti Tuhan bagi setiap orang, baik yang hadir ataupun yang raib, yang menyaksikan perhelatan ini atau yang tidak menyaksikannya, yang sudah lahir atau yang belum lahir. Hendaklah mereka yang hadir menyampaikan pesanku ini kepada orang yang tidak hadir, Si ayah menyampaikannya kepada anaknya, Demikian seterusnya sampai hari kiamat, Meskipun – tidak lama berselang –
Sejumlah orang akan merampasnya dan menjadikannya sebagai dinasti kerajaan. Ketahuilah bahwa laknat Allah pasti ditimpakan kepada para perampas itu. Di saat itu “kami akan perhatikan sepenuhnya terhadap kamu wahai makhluk manusia dan jin …, dimana (akan) dilepaskannya nyala api dan cairan tembaga (kepada kalian) sedemikian sehingga kamu tidak dapat menyelamatkan diri dari padanya.” (QS. 55:31,35)

Wahai umat manusia !!!
Sungguh Allah Azza Wajalla tidak akan membiarkan kamu berada dalam keadaan seperti ini Sampailah Dia akan membedakan (untuk kamu) mana yang buruk (munafik) dari yang baik (mukmin) Dan Allah sekali-kali tidak memperlihatkan kepada kamu hal-hal yang ghoib.

Wahai umat manusia !!!
Tiada desa yang selamat dari murka Allah dan penduduknya dibinasakan kecuali karena pendustaan merekaterhadap kebenaran. Demikianlah Tuhan juga membinasakan penduduk sebuah tempat lantaran perlakuan mereka yang zalim, Seperti yang disebut-sebut oleh Allah (SWT). Inilah Ali imam kalian, wali kalian. Dialah orang dimana seluruh janji atau ancaman-ancaman Allah turun karenanya, Dan Allah pasti menepati seluruh janji-Nya.

Wahai umat manusia !!!
Telah banyak orang-orang terdahulu sebelum kamu jatuh sesat. Allahlah yang membinasakan orang-orang terdahulu itu sebagaimana Dia juga yang akan membinasakan orang-orang yang akan datang kemudian. Allah berfirman : ” Bukankah kami telah membinasakan orang-orang yang terdahulu, lalu Kami seratakan (juga) mereka yang datang kemudian. Demikianlah Kami berbuat terhadap orang-orang yang berdosa, dan celakalah pada hari itu bagi orang-orang pendusta” (QS. 77:16-19)

Wahai umat manusia !!!
Allah telah menurunkan perintah-Nya dan larangan-Nya untukku; Dan aku (lkemudian) menyampaikan perintah dan larangan itu kepada Ali,

Dengan demikian dia mengetahui perintah dan larangan (Allah) dari Tuhannya Yang Mahasuci dan Maha Perkasa
Oleh itu hendaklah kalian mendengar perintahnya niscaya kalian akan selamat, Patuhilah dia niscaya kalian akan memperoleh petunjuk ikutilah apa yang dilarangnya, niscaya kalian akan memperoleh bimbingan; bersikaplah seperti yang diinginkannya, dan jangan kalian berpisah dari jalanya lantaran banyaknya jalan-jalan lain.

Wahai umat manusia !!!
Aku adalah shirotal mustaqim (jalan yang lurus) Yang kalian diperintahkan untuk mengikutinya. Setelahku adalah Ali, kemudian dilanjutkan oleh putra-putraku yang datang dari sulbinya Mereka adalah pera imam yang membimbing kepada kebenaran dan dengan kebenaran itulah mereka menjalankan keadilan (Kemudian Nabi Saw membaca surat al-Fatehah sampai akhir, dan melanjutkan khotabahnya)

Ayat-ayat ini diturunkan oleh Allah berkenaan denganku dan mereka (Ali dan putra-putranya). Ia meliputi seluruh mereka dan khusus untuk mereka. Merekalah kekasih-kekasih Allah yang tidak pernah merasa takut dan sedih. Sungguh, mereka yang berada dalam partai Allahlah yang menang. Dan sungguh, musuh-musuh Alilah sebagai
kelompok pendurhaka, munafik, licik, pelampau batas dan saudara-saudara setan yang saling membisikkan perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu manusia sungguh, para kekasih dan pendukung Ali dan putra-putranya adalah mereka yang disebutkan oleh Allah dalam kitab-Nya berikut : ” Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada ALLAH dan hari akherat saling kasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya … (QS. 58:22) sungguh, mereka juga adalah orang-orang yang disifatkan oeleh Allah berikut : “yang masuk ke dalam syurga dengan penuh keamanan, dan sisambut oleh para malaikat dengan salam sambil berkata, kalian adalah orang-orang suci, maka masuklah ke dalam surga untuk selama-lamanya Sungguh para kekasih dan pendukung mereka adalah orang-orang yang difirmakan oleh Allah azza wa jalla berikut Mereka masuk kedalam surga tanpa hisab…
Dan sungguh, musuh-musuh mereka akan masuk kedalam api neraka. Sungguh musush-musush mereka adalah orang-orang yang mendengar suara neraka yang mengerikan, (Suara) api yang mengelegak, dan yang dikelilingi oleh algojo-algojonya. Sungguh musush-musuh mereka adalah orang-orang yang disifatkan oleh Allah sebagai umat yang saling mengutuk saudaranya ketika masuk kedalam api neraka. Sungguh musuh-musush mereka adalah orang-orang seperti yang difirmankan oelh Allah berikut : “setiap kali dilemparkan ke dalam api neraka satu kumpulan, maka penjaga-penjaga neraka itu bertanya kepada mereka, apakah belum pernah datang kepada kamu seorang pemberi peringatan. Mereka menjawab: “benar ada”, telah datang kepada kami seorang yang memberikan peringatan, namun kami telah mendustakannya dan kami katakan : ” Allah tidak menurunkansuatu apapun Kamu tiadk lain hanyalah di dalam kesesatan yang besar “ ( QS : 67:8,9)
Sungguh, para kekasih mereka adalah orang-orang yang takut akan Tuhanya secara ghaib; bagi mereka ampunan dan ganjaran yang besar.

Wahai umat manusia !!!
Sungguh jauh perbedaan antara neraka dan surga. Musuh kami adalah orang-orang yang dicela dan dikutuk oleh Allah, Dan kekasih kami adalah orang-orang yang dipuji dan dicintai oelh Allah

Wahai umat manusia !!!
Sungguh, aku adalah (Nabi) yang memberi peringatan, sementara Ali adalah pembimbing

Wahai umat manusia !!!
Sungguh, aku adalah Nabi dan ali adalah washi (penerima wasiat)-ku. Sungguh, penutup para imam adalah dari kami, (bergelar) al-Qoim al-Mahdi. Yang menegakkan keadilan dan memperoleh petunjuk Allah (SWT). Sunggh, dia adalah pembela agama. Sungguh, dialah yang akan membalas kezaliman orang-orang yang zalim. Sungguh, dialah yang akan membebaskan benteng-benteng yang kuat dan akan menghancurkanya. Sungguh, dialah penghancur kelompok-kelompok kemusyrikan. Sungguh, dialah yang akan membalas darah-darah kekasih Allah yang tertumpah. Sungguh, dialah pembela agama Allah. Sungguh, dialah peneguk air lautan (makrifat dan hakikat) yang dalam. Sungguh dialah yang menunjukkan keutamaan orang-orang yang mempunyai keutamaan, dan kebodohan orang-orang yang bodoh. Sungguh dialah manusia pilihan Allah dan kekasih-Nya. Sungguh, dialah pewaris semua ilmu dan menguasai segala ilmu. Sungguh dia adalah pembawa berita dari Tuhanya ‘Azza wa Jalla, dan memberitahu tentang perkara iman. Sungguh, dia adalah manusia yang senantiasa memperoleh petunjuk (Allah) dan selalu dijayakan-Nya. Sungguh, dia adalah manusia yang diserahkan oleh Allah urusan makhluk ciptaan -Nya. Sungguh, dia adalah manusia yang kedatanganya telah diberitakan oleh para imam sebelumnya. Sungguh, dia adalah hujjah Allah yang terakhir yang masih hidup, dimana tiada hujjah lain setelahnya, tiada kebenaran melainkan bersamanya dan tiada cahaya melainkan ada disisinya. Sungguh, dia adalah manusia yang tak terkalahkan dan tiada yang akan menang terhadapnya. Sungguh, dia adalah wali Allah yang ada di bumi-Nya, penguasa yang haq dan benar di sekitar makhluk ciptaan-Nya, dan manusia kepercayaan-Nya (pada martabat) zahir dan batin-Nya

Wahai umat manusia !!!
Aku telah jelaskan kepada kalian sejelas-jelasnya (tentang perkara ini, dan inilah Ali yang akan menjelaskan kepada kalian setelahku.

Usai khotbah ini,
Aku menyeru kalian untuk pertama-tama mengulurkan tanganya kepadaku kemudian kepada Ali sebagai tanda bai’at dan peryataan setia Ketahuilah bahwa aku telah memberikan bai’atku kepada Allah , dan Ali telah memberikan bai’atnya kepadaku.Kini berdasarkan perintah dari Allah ‘azza wa Jalla, aku mengajak kalian untuk membai’at. Barang siapa mengingkari bai’atnya, berarti dia telah membinasakan dirinya sendiri

Wahai umat manusia !!!
Sungguh haji, shafa, marwah dan umrah adalah bagian dari sy’ar Allah. “Barangsiapa menunaikan ibadah haji atau umroh ke rumah Allah, maka hendaklah ia mengerjakan sa’i diantara keduanya” (QS. 2:158)

Wahai umat manusia !!!
Tunaikanlah ibadah haji kerumah Allah. Tiada suatu keluarga yang datang ke rumah Allah ini melainkan ia akan dicukupkan oleh-Nya; Dan tiada suatau keluarga yang berpaling meninggalkannya melainkan ia akan mengalami kefakiran.

Wahai umat manusia !!!
Tiada seorang mukmin yang wukuf atau berdiri ditempat-tempat mula tersebut melainkan Allah akan ampunkan seluruih dosanya, baik dosa-dosa yang lalu maupun yang baru. Demikianlah sehingga apabila ibadah hajinya selesai maka (perhitungan) amalnya dimulai lagi dari awal.

Wahai umat manusia !!!
Para jemaah haji memperoleh bantuan dari Allah, dan ongkos perjalalanan mereka terhitung sebagai simpanan (untuk hari akherat kelak). Sungguh Allah tidak menyia-nyiakan ganjaran-Nya bagi orang-orang yang berbuat kebaikan.

Wahai umat manusia !!!
Tunaikanlah ibadah haji ke rumah Allah dengan pemahaman yang sempurna akan ajaran-ajaran agama ini. Jangan kalian meninggalkan tempat-tempat mulia itu melainkan setelah benar-benar taubat dan menyesali dosa-dosa kalian.

Wahai umat manusia !!!
Dirikalah sholat dan tunaikanlah zakat Seperti yang kalian diperintahkan oleh Allah azza wajalla . apabila dikarenakan lamanya weaktu berlalu kemudian kalian menjadi jahil atau lupa, maka Alilah – sebagai pemimpin kalian yang ditunjuk oleh Allah setelahku- yang akan menjelaskan (seluruh hukum-hukum itu) kepada kalian. Dia adalah orang yang dijadikan oleh Allah sebagai penggantiku; menjawab pertanyaan-pertanyaan kalian dan menjelaskan kepada kaliansegala apa yang tidak kalian ketahui.
Sungguh, perkara-perkara yang halal dan yang haram adalah lebih banyak dari yang dapat kuhitung satu per satu dan kuberitahukan (kepada kalian). Untuk itu secara singakt kukatakan bahwa apa yang kuperintahkan pasti adalah perkara yang halal, dan yang kularang pasti adalah sesuatu yang haram. Kemudian aku diperintahkan untuk mengambil bai’at dan janji setia dari kalian agar menerima segala apa yang kubawa dari Allah ‘Azza wa jalla berkenaan dengan Ali selaku Amirul Mukminin dan para Imam yang datang setelahnya. Mereka adalah putra-putraku dan putra-putra Ali; para imam yang menegakkan kebenaran sampai hari kiamat, yang diantaranya adalah al-Mahdi, yang memerintah (dunia ini) dengan kebenaran.

Wahai umat manusia !!!
Setiap perkara halal yang kuajarkan kepada kalian, atau perkara haram yang kucegah kalian darinya, adalah sesuatu yang tidak mungkin kuubah atau kucabut. Karena itu hendaknya kalian mengingatnya, memeliharanya dan saling mengajarkanya. Jangan sekali-kali kalian mengubahnya atau menggantinya.

Kini ku ulangi lagi perkataanku :
Hendaklah kalian mendirikan SHOLAT, menunaikan ZAKAT, menyuruh yang ma’ruf dan mencegah yang mungkar. Ketahuilah bahwa pangkal amar ma’ruf nahi munkar adalah penerimaan kalian akan kata-kataku sebagai sesuatu yang final, di mana kalian yang hadir serta memerintahkan mereka untuk menerimanya dan mencegah mereka dari menentangnya. Sebab ini adalah perintah dari Allah Yang Maha Mulia dan Maha agung, dan dariku. (ketahuilah) bahwa upaya melakukan yang ma’ruf dan mencegah yang munkar tidak akan berarti melainkan sepengetahuan atau bersama imam yang maksum (terpelihara dari dosa)

Wahai umat manusia !!!
Kitab suci al Qur’an telah menyatakan bahwa para imam setelah Ali adalah putra-putranya. Aku juga telah mengatakan kepada kalian bahwa Ali adalah bagian dariku dan aku adalah bagian darinya, Seperti yang difirmankan oleh Allah dalam kitab-Nya : ‘(bahwa Ibrahim) telah menjadikan kalimat tauhid sebagai kalimat yang kekal pada keturunanya … (QS. 43:28) Aku juga berkata : ” selagi kalian berpegang teguh kepada keduanya : (al-Qur’an dan itrah keluarga Nabi (Ahlul Ba’it)), niscaya kalian tidak akan tersesat selama-lamanya”.

Wahai umat manusia !!!
Bertakwalah, sekali lagi bertakwalah kalian kepada Allah. Ingatlah akan dahsyatnya hari kiamat, seperti yang disifatkan oleh allah dalam Kitab-Nya : “sungguh gempa hari kiamat adalah sesuatu yang Maha dahsyat ” Ingatlah saat-saat mati, hisab, timbangan dan pengadilan Allahg terhadap kalian; (demikianjuga ) Pahala dan dosa. Barang siapa melakukan amal kebajikan, maka ia akan mendapatkan pahalanya, sementara mereka yang melakukan perbuatan yang buruk maka sedikit pun tidak akan memperoleh sorga.

Wahai Umat manusia !!!!
Jumlah kalian sedemikian banyaknya sehingga tidak mungkin kalian bisa mengulurkan tangan bai’atnya kepadaku satu persatu. Namun demikian, allah ‘Azza Wa jalla telah memerintahkan aku untuk mengambil ikrar dari lisan kalian tentang pengangkatan Ali sebagai Amirul Mukminin, dan para imam dari keturunanku dan keturunanya yang datang setelahnya. Seperti yang pernah kuberitahukan kepada kalian bahwa zuriat keturunanku adalah berasal dari sulbinya. Katakan secara serentak:
“KAMI TELAH MENDENGAR, DAN PATUH, RELA DAN IKUT SECARA PENUH ATAS APA YANG TELAH ENGKAU SAMPAIKAN DARI TUHAN KAMI DAN TUHANMU BERKAITAN DENGAN KEPEMIMPINAN ALI DAN KEPEMIMPINAN PUTRA-PUTRANYA YANG DATANG DARI SULBINYA.UNTUK ITU KAMI MEMBAI’ATMU DENGAN HATI, JIWA DAN TANGAN KAMI. BERDASARKAN ITU PULA KAMI HIDUP, MATI DAN DIBANGKITKAN TANPA MENGUBAH, MENGGANTI, RAGU, MENCAPUT JANJI ATAU MEMBATALKAN IKRAR DAN PERNYATAAN KAMI. KAMI MEMATUHI ALLAH DAN MEMATUHI ENGKAU (NABI), SERTA MEMATUHI ALI SEBAGAI AMIRUL MUKMININ. DEMIKIAN JUGA PUTRA-PUTRANYA, PARA IMAM YANG KAU KATAKAN BERASAL DARI ZURIAT KETURUNANMU, YANG DATANG DARI SULBI ALI, HASAN DAN HUSAIN
Tentang Hasan dan Husain ini, telah kukenalkan kepada kalian kedudukan mereka di sisiku, tempat mereka di hadapanku dan martabat mereka di keharibaan Tuhanku yan Maha Mulia dan Maha Agung. Semua telah kusampaikamn kepada kalian.
Sungguh mereka berdua adalah penghulu pemuda-pemuda surga, imam-imam pasca ayahnya, Ali; dan aku adalah ayah mereka sebelum Ali menjadi ayahnya.
Katakanlah secara serentak :
“kami mematuhi perintah Allah, mematuhi Ali, Hasan dan Husain serta para imam setelahnya
mereka adalah orang-orang yang kau ikat hati, jiwa dan lisan kami utnuk berjanji setia, berikrar dan berbai’at lewat tangan Amirul Mukminin (Ali). Sebagian dari kami membai’atnya dengan tangannya dan sebagian yang lain dengan pernyataan lisannya. Sungguh kami tidak ingin berpaling tidak ingin berpaling darinya selama-lamanya . Kami jadikan Allah sebagi saki dan cukuplah Allah sebagai saksi. Demikian juga engkau (nabi), semua orang yang patuh pada allah, yang hadir dan yang tidak hadir, para malaikat Allah, tentara-tentara-Nya, hamba-hamba-Nya, semua adalah saksi-saksi kami, namun allah adalah lebih besar dari kami semua

Wahai umat Manusia !!!
Apa yang kalian katakan ! . Sungguh Allah Maha mendengar setiap suara dan Maha Tahu akan setiap jkiwa yang tersembunyi Barangsiapa memperoleh petunjuk, maka itu adalah keberuntungan bagi dirinya, dan barangsiapa yang tersesat, maka itu adalah kemalangan bagi dirinya. Mereka berbai’at, sebenarnya telah memberikan bai’at kepada Allah; “dan tangan Allah berada diatas tangan mereka semua “(QS. 48:10)

Wahai umat manusia !!
Ucapkanlah apa yang telah kukatakan kepada kalian. Salamilah Ali selaku Amirul Mukminin Katakanlah :
“TUHAN KAMI ! KAMI TELAH DENGAR DAN AKAN PATUH (PADA PERINTAH-MU) AMPUNILAH KAMI WAHAI TUHAN KAMI SUNGGUH KEPADA-MULAH SEGALA SESUATU AKAN KEMBALI” Katakan “SEGALA PUJI BAGI ALLAH YANG TELAH MEMBIMBING KAMI KE JALAN INI, SUNGGUH, KAMI TIDAK AKAN MEMPEROLEH BIMBINGAN TANPA BIMBINGAN DARI ALLAH” (QS. 7:43)

Wahai umat manusia !!!
Sungguh keutaman Ali bin Abi Thalib (a.s) di sisi Allah dan yang ada dalam Al -Qur’an adalah lebih banyak daripada yang bisa kusebutkan secara rinci ditempat ini. Siapa pun meriwayatkannya dan memberitahukannya kepada kalian, maka percayailah dan terimalah ia.

Wahai umat manusia !!!
Barangsiapa patuh pada Allah, Rasul-Nya, ali dan para Imam yang telah kusebutkan itru niscaya daia akan lulus dengan hasil yang amat gemilang.

Wahai umat manusia !!!
Mereka yang segera berangkat memberikan bai’at kepadanya dan menjadikannya sebagai walinya serta menerimamanya sebagai Amirul mukminin, mereka adalah orang-orang yang selamat, dan kelak akan berada di dalam surga yang penuh nikmat.

Wahai umat manusia !!!
Ucapkanlah kata-kata yang menyebabkan Allah rela terhadap kalia, Seandainya kalian dan semua penghuni bumi ini kufur kepada-Nya, niscaya itu tidak akan merugikan-Nya sedikit pun (3:144)
Ya Allah !! berikanlah ampunan-Mu kepada orang-orang mukmin, dan murka-Mu kepada orang-orang kafir. Dan segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.
Kemudian khalayak menyahut seruan Nabi dan berkata: “kami telah dengar dan akan patuh pada perintah Allah dan perintah Rasul-Nya dengan sepenuh hati, lidah dan kekuatan kami. “
Mereka kemudian berhimpit-himpitan mengelilingi Nabi dan ali untuk bersalaman dan mengulurkan tangan bai’atnya, Orang pertama yang berhasil mengulurkan tangan bai’atnya kepada rasulullah (saw) adalah Abubakar, kemudian Umar, lalu Usman. Berikutnya adalah orang-orang Muhajirin, anshar dan seterusnya sesuai dengan tingakatan martabat mereka sehinggalah tiba waktu Magrib. Setelah Sholat Magrib dan Isya’ yang dijamak dalam satu waktu , mereka kemudian meneruskan ikrar bai’atnya. Setiapkali orang datang berbai’at, Nabi kemudian berkata :” Segala puji bagi Allah yang telah mengutamakan kami diatas seluruh penghuni alam semsta”
Catatan :

Khotbah Rasul diatas sering disebut dengan Hadis al-Ghadir derajat hadis tersebut adalah mutawatir – tidak ada ruang untuk meragukan hadis tersebut- , sorang sarjana muslim Dhiyauddin Muqbili berpendapat ” Apabila kriteria kesahihan hadis Al-Ghadir ini tidak diterima kebenarannya, niscaya tidak ada satupun dari hadis-hadis lain yang dapat kita terima”.
Tidak kurang 125 perawi meriwayatkannya, berikut sebagian kecil perawi hadis tersebut dari kalangan Pria : Abu Bakar bin Abi Qahafah, Umar bin al Khattab, Utsman bin Affan, Thalhah bin Abdullah at-Tamimi, Zubair bin awam, Abbas bin Abdul Muthalib, Usamah bin Zaid bin Harithah, Anas bin Malik, Jabir bin Abdullah al-Anshari, Sa’ad bin Abi waqqash, Abdurrahman bin Auf, Hassan bin Thabit, Sa’ad bin Ubadah, Abu Ayyub al- Anshari, Abdullah bin Mas’ud, Salam al-Farisi, Abu Dzar al-Ghiffari, Ammar bin Yasir, Miqdad bin Aswad, Sumrah bin Jundab, Sahal bin Khunaif, Ubai bin Ka’ab, Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib. Dari kalangan wanita : Asma’ binti Umais; Ummu Salamah; Aishah binti Abu Bakar; Ummu Hani binti Abu Thalib, Fatimah Zahra.
Dari penelitian para sarjana Muslim, beberapa ahli sejarah, ahli hadis, ahli tafsir, ahli kalam bahkan penyair merekam peristiwa ini dalam karya mereka, ditemukan 335 karya merekam secara keseluruhan maupun merekam sebagian peristiwa al-Ghadir, berikut penulis dan karyanya yang merekam peristiwa tersebut :

1. Muhammad bin Jarir at-Thabari, al-Wilayah, ia melaporkan dengan 75 jalur riwayat.
2. Ibnu ‘Uqdah al-Hamadani, Al-Wilayah Fi Thuruq Hadith al-Ghadir, melaporkan lewat 105 jalur riwayat.
3. Abu Thalib Abdullah bin Ahmad bin Farid al-Anbari, Thariq Hadith al-Ghadir.
4. Muhammad bin ‘Amer bin Muhammad at-Tamimi al-Baghdadi, melaporkan dari 125 jalur riwayat
5. Ahmad Zaini Dahlan al_makki as-Syafe’i, al-Futuhah al-Islamiah.
6. Syaikh Yusuf an-Nabhani al Beirute, ias-Syaraf al-Muayyad.
7. Sayyid Mukmin Syablanji al-Mishri, Nur al-Abshar.
8. Syaikh Muhammad Abduh, Tafsir al-Manar.
9. Abdul Hamid al_Alusi al-Baghdadi, Natsr al-La’ ali.
10. Syaikh Muhammad Habibullah Syanqithi, Kifayat at Thalib
11. Dr. Ahmad Farid Rifa’i, Ta’liqat Mu’jam al-Udaba’
12. Ahmad Zaki al-Mishri, Ta’liqat al-Aghani.
13. Ahmad Nasim al-Mishri, Ta’liqat Diwan Mihyar Dailami.
14. Nashir as-Sunnah al Hadhrami, Tasynif al-Adzan.
15. Dr. Umar al-Farrukh, Hakim al-Mu’ammarah.
16. Fakhrurrazi, tafsir Mafatih al-Ghaib.
17. Al-Tsa’labi, tafsir Kasyfu al-Bayan.
18. Jalaludi al-Suyuti, al-Durr al-Matsur.
19. al hafizh Abu Na’im, Hilayatu al-Awliya’, (Bab Ma Nuzzila min al-Quran fi Ali)
20. Abu al-Hasan al-Wahidi al-Naisaburi, Asbab al-Nuzul.
21. Nizhamuddin al-Naisaburi, tafsir Ghara’ib al-Qur’an.
22. Muhammad bin Ismail al- Bukhari, Tarikh juz 1 hlm 375.
23. Muslim bin al-Hajjaj, Shahih, juz 2 hlm 325.
24. Abu Daud al-Sajastani, sunan
25. Ibnu Katsir al-Dimasyiqi, Tarikh.
26. Imam Ahmad bin Hambal, Musnad, juz 4 hlm 281 dan 371.
27. Abu Hamid al-Ghazali, Sir al-’Alamin.
28. Ibnu Abdu al-Bar, al-Isti’ab.
29. Muhammad bin Thalha, Mathalib al-Su’al.
30. Ibnu al-Maghazali, al-Manaqib.
31. Ibnu al-Shibagh al-Maliki, al-Fushul al-Muhimmah.
32. al-Baghawi, Mishabih al-Sunnah.
33. al-khatib al-Khawarizmi, al-manaqib.
34. Ibnu al_Atsir al-Syaibani, Jami’ al-Ushul.
35. Al-Hafizh al-Nasa’i, al-Khasha’is dan Sunan.
36. Al-Hafizh Syaikh Sulaiman al-Hanafi al-Qunduzi, Yanabi’ al-Mawaddah.
37. Ibnu Hajar, al-Shawa’iq al Muhriqah dan al-Minah al-Mulkiyah.
38. Al-Hafizh Muhammad bin Yazid (Ibnu Majah al Qozwaini), Sunan
39. al-Hakim al-Naisaburi, al-Mustadrak.
40. al-Hafizh sulaiaman bin ahmad al-Thabrani, al-Awsath.
41. Ibnu al-Atsir al Jizri, Usnud al-Ghabah.
42. Sabth Ibnu al-Jauzi, Tadzkiratu Khawashi al-Ummah. hlm 17
43. Ibnu Abdi Rabbah, al-’Aqdu al-Farid.
44. al-Samhudi, Jawahir al-Aqidaini.
45. Ibnu Hajar al-’Asqalani, Tahzibu al-Tahzib dan Fathu al Bari
46. Jarullah al-Zamakhsyari, Rabi’ al-Abrar.
47. Abu Sa’id al-Sajastani, al-Dirayah fi Hadits al-Wilayah.
48. ‘Ubaidillah al-Khiskani, Du’at al-Huda ila ada’i haqqi al maula.
49. al-’Abdari, al-Jam’u baina al-Shihah al-Sittah.
50. Fakhrurrazi, al-Arba’in.
51. al-Muqbili, al-Ahadits al-Mutawatirrah.
52. al-Suyuthi, Tarikh al-Khulafa.
53. Mir Ali al-Hamdani, Mawaddah al-Qurba.
54. Abu fath al-Nathnazi, al-Khasha’ishal-’Uluwiyyah
55. Khawajih Varisa al-Bukhari, Fashlu al-Khithab.
56. Jamaluddin al-Syairazi, al-Arba’in.
57. al-Munawi, Faidh al-Qadir fi Syarhi al-Jami’ al-Shaghir.
58. Allamah al-Kinji, Kifayatu al-Thalib, Bab I
59. Allamah al-Nawawi, Tahdzib al-Asma’ wa al-ughat.
60. al-Humawaini, Fara’idh al-Samathin.
61. al-Qadhi ibnu Ruzbahan, Ibthalu al-Bathil.
62. Syamsuddin al-Syarbini, al-Siraj al-munir.
62. Abu al-Fath al-Syahrastani al-Syafi’i, al Milal wa Nihal.
63. al-Khatib al Baghdadi, Tarikh Baghdad.
64. Alauddin al-Simnani, al-’Urwatu li ahli al-Khalwah.
65. Ibnu Khaldun, Muqaddimah.
67. Muttaqi al-Hindi, Kanzu al-’Ummal.
68. Syamsuddin al-Dimasyqi, Asna al-Mathalib.
69. Syarif al-Jurjani al-Hanafi, Syarhu al-Mawaqif.
70. Hafizh Ibnu’Uqdah, al-Wilayah.

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Sufi Muda

Menemukan Tuhan Dalam Keseharian

Doa Ayat dan Zikir

Warisan Budaya Alamiah

WordPress.org Apps

WordPress at your fingertips

Live to Write - Write to Live

We live to write and write to live ... professional writers talk about the craft and business of writing

Genta Rasa

KUATKAN FIKIR, TINGKATKAN ZIKIR

Sweet Talk

Putting the soft in soft science

Hai jiwa-jiwa nan tenang kembalilah...

...perjalanan kembali ke kampung akhirat... hajirikhusyuk.wordpress.com

NUR ADZ DZIKRA

LAA ILAHA ILLALLAH MALIKUL HAQQUL MUBIN MUHAMMAD RASULULLAH SYAHIDUL WADUL. AMIN

FAJAR TIMUR

agar pengetahuan tidak membusuk

:: BENMASHOOR ::

Berkhidmat untuk para pencari informasi seputar Alawiyin

Mutiara Hikmah AhlulBait

Kata Kata Hikmah Buat Pedoman Hidup

DARI CAHAYA KEPADA BIDADARI

Maka... berserakanlah keping bintang bercahaya di hamparan hidupmu

jurnal syiah

kompilasi artikel syiah

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

Sufi Muda

Menemukan Tuhan Dalam Keseharian

Doa Ayat dan Zikir

Warisan Budaya Alamiah

WordPress.org Apps

WordPress at your fingertips

Live to Write - Write to Live

We live to write and write to live ... professional writers talk about the craft and business of writing

Genta Rasa

KUATKAN FIKIR, TINGKATKAN ZIKIR

Sweet Talk

Putting the soft in soft science

Hai jiwa-jiwa nan tenang kembalilah...

...perjalanan kembali ke kampung akhirat... hajirikhusyuk.wordpress.com

NUR ADZ DZIKRA

LAA ILAHA ILLALLAH MALIKUL HAQQUL MUBIN MUHAMMAD RASULULLAH SYAHIDUL WADUL. AMIN

FAJAR TIMUR

agar pengetahuan tidak membusuk

:: BENMASHOOR ::

Berkhidmat untuk para pencari informasi seputar Alawiyin

Mutiara Hikmah AhlulBait

Kata Kata Hikmah Buat Pedoman Hidup

DARI CAHAYA KEPADA BIDADARI

Maka... berserakanlah keping bintang bercahaya di hamparan hidupmu

jurnal syiah

kompilasi artikel syiah

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d bloggers like this: